Senin, 27 April 2009

Dampak lumpur lapindo terhadap perekonomian di Sidoarjo dan sekitarnya

Lumpur Lapindo memberikan dampak yang luar biasa terhadap penurunan perekonomian Jawa Timur, sejak adanya lumpur mulai tahun 2006 kondisi penurunan tersebut sampai sekarang sangat terasa. Ini disebabkan belum adanya perbaikan yang signifikan terhadap insfrastruktur perekonomian, terutama perbaikan jalur transportasi. Karena transportasi merupakan moda perekonomian yang utama, dapat dibayangkan berapa kerugian akibat macetnya distribusi barang. Kita tahu bahwa lumpur lapindo telah memutus jalur akses ke pelabuhan, akses menuju kota surabaya, sidoarjo ke daerah-daerah timur dan selatan Jawa Timur. Kemacetan distribusi membuat distribusi barang & jasa tidak lancar yang menjadikan high cost economy yang juga menaikkan harga barang-barang. Tempat-tempat wisata dan hotel-hotel di kawasan Prigen dan Batu banyak mengeluh karena tingkat hunian turun drastis bahkan ada yang tutup. Belum lagi akibat dari warga yang terdampak yang harus mengungsi dan memulai usaha baru karena ditempat lama sudah mapan dengan usahanya. Perusahaan-perusahaan yang pindah dan mengalami kerugian besar akibat lumpur yang sampai sekarang ganti ruginya masih belum jelas, rusaknya ekosistem lingkungan di wilayah Sidoarjo Timur. Kita tahu Sidoarjo Timur merupakan kawasan budidaya perikanan dan udang yang merupakan sektor pendorong ekonomi masyarakat Sidoarjo. Dengan adanya lumpur yang dibuang ke laut dikawatirkan akan merusak ekosistem kawasan tersebut yang menyebabkan turunnya produksi perikanan. Sekarang dampak tersebut mulai dikeluhkan oleh petani tambak yaitu menurunnya kualitas air sungai Porong sebagai air baku utama bagi tambak-tambak tersebut, berapa besar kerugian petani tambak akibat penurunan hasil panen.
Untuk itu perlu dicarikan solusi bagaimana lumpur Lapindo itu tidak memberikan dampak yang sedemikian buruk bagi masyarakat Sidoarjo dan sekitarnya. Maka perlu adanya terobosan-terobosan baru guna mengurangi dampak lumpur tersebut dengan slogan "Sidoarjo Bangkit". Dengan cara intensifikasi dan ekstensifikasi usaha perekonomian pada masyarakat Sidoarjo yang terdampak baik terdampak langsung maupun tidak langsung.

0 komentar:

free counters

  © Blogger template 'Isfahan' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP